Test Footer 10

Warga Lagi Bergaya di Depan Candi Bentar

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 17 Oktober 2012

Detik - Jokowi Geleng-geleng Ada Kopaja Berumur 30 Tahun di Jakarta


Jakarta Gubernur DKI Jakarta Jokowi tak habis pikir. Di ibu kota negara, masih ada mobil angkutan umum berusia tua. Ada kendaraan yang berusia 30 tahun dan sudah tidak laik jalan. Jokowi pun meminta kepala dinas segera melakukan perbaikan.

"Ini keputusan lapangan. Tadi Kopaja tadi, usia 15 tahun, 30 tahun gimana. Peremajaan, rem nggak kelihatan, spidometernya," kata Jokowi di Terminal Kampung Melayu, Jaktim, Rabu (17/10/2012).

Jokowi pun mewanti-wanti Kepala Dinas Perhubungan agar bisa membangun sistem baru. Kopaja, angkutan umum harus dibenahi. Dan yang penting ada kontrol ketat kepada sopir Kopaja.

"Seperti tadi, disiapin uniform tapi nggak pernah dipakai, ditembakin ke orang lain. Pemerintah harus tegas tapi tetap memberikan sesuatu pada mereka," jelasnya.

Jokowi dalam tinjauan lapangan itu pun mengambil kesimpulan perlunya perbaikan sistem sesegera mungkin. "Banyak, banyak, banyak, banyak sekali yang harus diperbaiki. Diubah, dirumuskan sehingga nanti ketemu sistem yang benar," tuturnya

Kompas - Disesalkan, Aksi Kekerasan Oknum TNI Disaksikan Anak-anak


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi menilai, oknum TNI yang melakukan kekerasan terhadap wartawan peliput peristiwa jatuhnya pesawat Hawk 200 milik TNI Angkatan Udara (AU), Senin (16/10/2012) di Kabupaten Kampar, Riau, memberikan contoh tidak baik. Apalagi, peristiwa itu disaksikan oleh anak-anak. Berdasarkan foto dan video yang beredar, aksi kekerasan oknum TNI itu turut disaksikan oleh beberapa anak berpakaian seragam sekolah dasar (SD).

Menurut Seto, aksi yang dipertontonkan itu sangat jelas tidak mempertimbangkan efek psikologis anak yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Itu contoh yang parah, oknum TNI AU tidak mengedepankan ramah anak. Padahal, aparat keamanan harus memberikan contoh pendidikan karakter yang ramah anak," kata Seto, saat dihubungi, di Jakarta, Rabu (17/10/2012) pagi.

Aksi kekerasan itu, kata Seto, akan membentuk karakter dan tertanam di benak anak bahwa menyelesaikan masalah melalui jalan kekerasan direstui orang dewasa. Sejatinya, aparat TNI mengikuti instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menekankan pentingnya pendidikan ramah anak.

"Jadi, kalau sudah seperti ini, anak-anak akan menjadikan hal itu sebagai contoh. Jelas itu tidak baik dalam membentuk psikologis anak," ujar Seto.

Seperti diberitakan, sebuah pesawat Hawk 200 buatan British Aerospace Inggris milik TNI AU diberitakan jatuh di sekitar perumahan Pandau Permai, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (16/10/2012) sekitar pukul 09.30. Pesawat yang dipiloti Letnan Dua Penerbang Reza Yori Prasetyo itu sedang melakukan latihan rutin dan diberitakan sempat oleng sebelum jatuh. Pilot berhasil selamat karena keluar menggunakan kursi lontar sebelum pesawat jatuh.

Setelah peristiwa terjadi, area langsung tertutup bagi masyarakat dan dijaga ketat personel TNI. Saat berusaha meliput kejadian ini, personel TNI kemudian melakukan penganiayaan dengan memukul dan merampas kamera milik wartawan. Setidaknya ada lima wartawan dan dua warga sipil yang dianiaya anggota TNI AU. Para wartawan yang dianiaya adalah Didik dari Riau Pos, Rian Anggoro dari Antara, Robi dari Riau TV, seorang wartawan TV One, dan seorang wartawan lagi yang masih belum diketahui identitasnya.

Detik - Jokowi, Dahlan Iskan, atau Gita Wirjawan di Pilpres 2014?


Jakarta Pilpres 2014 dua tahun lagi, sejumlah kandidat capres alternatif bermunculan. Siapa yang akan melaju ke Pilpres 2014?

Saat ini nama-nama seperti Menteri BUMN Dahlan Iskan (61) muncul sebagai salah satu capres alternatif yang muncul di sejumlh survei politik. Kesuksesan Joko Widodo (Jokowi) yang berusia 51 tahun dengan gaya khasnya di Pilgub DKI Jakarta juga mencuri perhatian publik.

Sementara itu Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (47) yang diam-diam diisukan menjadi salah satu capres yang sedang ditimang-timang oleh Presiden SBY juga mulai muncul ke permukaan. Lalu siapa di antara Dahlan, Jokowi, atau Gita yang akan mulus melaju ke Pilpres 2014?

Dahlan Iskan diakui oleh Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo memang cukup populer. Gayanya yang khas memakai kemeja putih, celana panjang hitam, plus sepatu kets sudah menjadi tanda pengenal tersendiri di mata rakyat.

"Bakal capres non partai seperti Dahlan Iskan dan Mahfud MD punya peluang kalau didukung koalisi partai atau kursi yang cukup. Masalahnya siapa yang mau mencalonkan mereka?" kata Dradjad Wibowo.

Sementara itu Jokowi yang tengah naik daun dianggap punya hambatan serius jika mengarah ke Pilpres 2014. Karena selain harus membuktikan kinerjanya mengubah Jakarta sesuai janji kampanyenya, dia juga bukan pucuk pimpinan parpol.

"Alasannya, Mas Jokowi bukan tokoh kunci di PDIP, dia populer di PDIP tapi bukan penentu keputusan di PDIP. Apalagi kalau Jokowi kinerjanya biasa saja, apalagi jeblok. Jadi jalan Jokowi ke Pilpres 2014 masih jauh," paparnya.

Lalu bagaimana dengan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang diisukan salah satu dari 10 capres dan cawapres yang sedang ditimang SBY? "Dia itu dilahiran di lingkungan finansial yang elitis," jawab Dradjad diplomatis.

Menurut Ketua DPP PPP Arwani Thomafi, masih terlalu dini menimbang kekuatan Gita meskipun Gita adalah salah satu pemimpin nasional termuda saat ini.

"Ya dia tokoh muda yang berhasil masuk lingkaran politik nasional. Tapi dia masih harus banyak membuktikan kinerjanya," kata Arwani

Tempo - Seperti Apa Impian Jokowi Soal Metromini ?


TEMPO.CO , Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan akan meremajakan Metromini yang ada di Jakarta tahun depan. “Pola nya hibah, Saya tahun 1985 kerja di sini naiknya Metromini yang itu-itu juga. Yang sekarang kan sudah pada enggak layak. Masak ibu kota negara bisnya kaya gitu,” kata Jokowi di Kementerian BUMN, Selasa 16 Oktober 2012.

Tentang izin Metromini yang hendak dicabut karena tidak ada wadah organisasi resmi, Jokowi mengaku belum menerima laporan dari Dinas Perhubungan. “Nanti, Metromini Jakarta itu cantik-cantik. Sopirnya pake seragam, pake ID card, biar cantik-cantik semua,“ katanya.

Untuk pembangunan perumahan susun, Joko Widodo mengatakan semuanya masih tahap perencanaan. Sebab, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan dibantu Kementerian Perumahan.

“Bukan relokasi. Kalau relokasi kan ada penggusuran, ini menata ulang,” ujar Jokowi.

Jokowi dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta pada Senin, 15 Oktober 2012. Gubernur yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama ini mengalahkan Gubernur incumbent Fauzi Bowo dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.